Islam adalah sistem Allah yang harus ditaati oleh makhluknya. Baik makhluk yang berfikir maupun yang tidak. Makhluk yang berfikir manusia yang tidak berfikir binatang dan alam sekitar. Sistem untuk makhluk yang tidak punya akan bersifat statis. Misalnya Mata Hari sejak awal penciptaanya Allah perintahkan, atau buatkan sistem terbit dari sebelah timur diwaktu pagi, dan terbenam di sebelah barat diwaktu sore. Jika Mata Hari tersebut berjalan sesuai yang telah Allah perintahkan itulah Islam. Demikian juga dengan air Allah perintahkan untuk selalu mengalir dari daratan tinggi ke daratan rendah. Jika air sesuai berjalan dengan sistemnya disebut Islam.
Jika uraian di atas tentang sistem Allah yang dilaksanakan oleh makhluk yang tidak berakal, dan bentuknya statis. Di bawah ini akan penulis uraikan sistem Allah untuk makhluk berakal. Untuk makhluk berakal Allah siapkan juga sistem yang harus dilaksanakan yang tertulis di dalam al-Qur'an dan figurnya Nabi Muhammad saw. Jika makhluk berakan belum bisa menlaksankan sistem yang telah Allah sediakan dalam al-Qur'an secara sederhana belum diakatan Islam.
Untuk makhluk yang berakal selain Allah menciptakan panduan yang tertulis, juga memberikan pelajaran dari ayat-ayat Allah yang tercipta, yakni alam sekitar. Namun tidak semua dapat menangkap dari hal itu kecuali orang yang berfikir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar