Kapan datang cinta, ketika tertanam benci. Kita tidak akan benci kepada seseorang kalau kita tidak cinta. Misalnya, ketika ada seorang perempuan berjalan dengan laki-laki lain, lantas tersirat di hati kita rasa benci, itu pertanda kita cinta pada seorang perempuan itu.
Benci berujung cinta, dan cinta berujung benci, maka benci benar-benar cinta. Jangan heran kalau ada suami dibunuh istri, atau sebaliknya. Padahal keduanya berangkat dari cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar