Ponpes gratis, tampa biaya sepeserpun kan tetap berjalan.
Ku lihat hati-hati membeku membisu, tak pernah sadar.
yang jauh tak melihat, yang dekat tak merasa.
kenapa kau sakiti hati ini, dengan cara kau bantu orang lain. padahal dia orang lain. yang membesarkan namamu justru darah dagingmu senidir.
Itulah tanaman liar yang akan besar sendiri, tetapi dia tangguh terhadap badai dan gangguan.
kamu tidak mengerti rasa yang terpendam di dalam dada. Semuanya memilukan jika dapat kau dengar. Memang hatimu batu. Laksana batu karang di tepian pantai.
suka duka hati ini membuat bibir menjadi kelu, dan lidah menjadi kaku. Hanya duduk ditengah malam menjadi obat penentram hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar